"Saya tidak punya iPad. Repot untuk mengetik di layar sentuh," kata Andrew di sela di Hotel Mandarin Jakarta, Kamis (3/11/2011). Baginya, iPad merupakan barang mewah yang harus diberi kata kunci (password) untuk menjaga kerahasiaan datanya. Selain itu, ketidakbiasaannya dalam mengetik di papan sentuh membuatnya menyentuh iPad.
Andrew lebih senang menggunakan piranti yang ringkas, gampang digenggam, namun sudah memiliki fitur-fitur untuk menunjang kinerjanya di Intel. "Yang lebih suka pakai iPad itu istri saya," candanya.
Namun, Andrew menganggap tidak penting apapun yang dimiliki masyarakat saat ini. Yang terpenting adalah biaya akses Internet yang harus dibayar oleh penggunanya. Bayangkan saja, Indonesia sudah menjadi pengakses dan jumlah akun terbanyak di Facebook di tingkat dunia. Belum lagi, pengguna terbanyak di situs media sosial lainnya,Twitter.
Ke depan, tren mobilitas media ini harus ditangkap secara cermat oleh provider maupun operator telekomunikasi dalam menyediakan mumpuni yang murah sekaligus biaya akses Internet yang murah sekaligus cepat.

0 comments:
Post a Comment