- Meskipun sudah memiliki kantor cabang di Indonesia sejak 2008, VMWare baru mendapatkan klien korporasi besar di tahun ini. Pasalnya, dalam dua tahun sebelumnya mereka lebih fokus dalam menyiapkan segala infrastruktur di dalam negeri.
"Kami sudah dengan tujuh perusahaan besar. Namun, sampai akhir tahun nanti ada tiga perusahaan lagi yang akan memakai produk kami," ujar Country Manager VMware Indonesia Andreas A. Kagawa saat di Hotel Mulia Jakarta, Selasa (1/11/2011).
Ketujuh perusahaan tersebut adalah PT Aplikasinusa Lintasarta, PT Sigma Cipta Caraka (Telkom Sigma), PT Pasifik Satelit Nusantara, PT Astra Graphia Information Technology (AGIT), PT Infoprima Mitra Solusi, PT Menara Sinar Semesta, dan PT Biznet Networks. Ketujuh perusahaan ini telah melakukan kontrak kerjasama dengan VMware sejak April 2011 lalu.
Namun, Andreas masih enggan memaparkan ketiga perusahaan besar yang akan melakukan kerjasama memakai produk VMware hingga akhir tahun ini. Tapi perusahaan tersebut cenderung merupakan perusahaan yang target pasarnya bukan dari satu grup atau bisa dijual ke pihak ketiga (). "Kebanyakan masih perusahaan di bidang telekomunikasi," tambahnya.
Selain itu, Andreas juga menjelaskan VMware juga bakal mendapatkan kontrak pemakaian jasa dan virtualisasi dari sebuah perusahaan yang memproduksi makanan ringan. Rencananya aksi tersebut bakal dilakukan di awal tahun depan. "Namanya belum bisa kami utarakan," jelasnya.
Sebenarnya, VMware Indonesia telah memiliki cukup banyak pelanggan pengguna produknya. Namun, perusahaan-perusahaan tersebut bukan berasal dari korporasi besar dan layanan -nya hanya untuk keperluan internal. Hingga akhir Oktober 2011, tercatat terdapat 300 pelanggan lokal telah memakai produk VMware. Harapannya, hingga akhir tahun ini jumlah pelanggan bisa mencapai 400 pengguna. Persentase kenaikan jumlah pengguna VMware tersebut, masih relatif sama dengan negara-negara di ASEAN.
"Tetapi kami belum tahu persentase antara perusahaan yang memakai maupun yang privat. Yang jelas kami selalu ingin baik dari pelanggan maupun pendapatan," katanya.
Selain sektor telekomunikasi, tambah Andreas, sektor industri bank dan asuransi merupakan target pasar empuk bagi VMware untuk menawarkan produknya. Pasalnya, VMware baru saja mendapatkan kontrak pemakaian dari PT Bank OCBC NISP Tbk yang harus menyatukan sistem di 413 kantor cabang dan di 62 kota di Indonesia.
Berdasarkan data 2010, jumlah pendapatan VMware secara global mencapai 2,9 miliar dollar AS, dengan lebih dari 300 ribu pelanggan dan 25 ribu mitra di seluruh dunia.

0 comments:
Post a Comment