JAKARTA, - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sedang memverifikasi 78 (CP) yang diduga belum memiliki izin usaha (ilegal). Hingga saat ini langkah verifikasi tersebut belum final.
Anggota BRTI Nonot Harsono menjelaskan data tersebut merupakan kompilasi dari mitra-mitra seluruh operator di Indonesia.
"78 CP itu merupakan mitra operator yang belum punya izin. Tapi mereka belum tentu melakukan pencurian pulsa. Sehingga kami masih memverifikasi," kata Nonot saat dihubungi via telepon, Selasa (20/12/2011).
Pihak BRTI pun tidak buru-buru untuk memberikan sanksi kepada CP nakal tersebut. Selama ini konsen BRTI adalah menyelidiki kemungkinan para CP nakal tersebut dalam mencuri pulsa pelanggan, bukan terlalu mengurus soal perizinan usahanya.
Kendati demikian, Nonot juga tidak menggampangkan bahwa urusan perizinan usaha para CP nakal itu urusan belakangan. Tapi, proses perizinan usaha CP ini bakal diurusi oleh bagian lain di BRTI.
"Kami sekarang konsen ke mekanisme pencurian pulsa, bukan perizinan. Memang izin itu penting, tapi sudah ada konsekuensi sendiri bila CP itu tidak mendaftarkan izinnya yaitu sanksi administratif," katanya.
Nonot menambahkan yang perlu mendaftarkan izin usaha adalah content provider (CP) yang menjual jasa langsung ke pelanggan. Izin usahanya pun gratis dan bisa langsung ditangani ke BRTI secara cepat. Sedangkan pihak content developer, yang hanya menjadi penyedia konten kepada operator tidak perlu izin ke BRTI.
"Nah, 78 CP itu belum tentu semua CP nakal yang melakukan pencurian pulsa. Kita masih verifikasi, apakah mereka CP atau hanya ," jelasnya.
Berikut adalah 78 CP dan layanan short code (SC) yang diduga ilegal:
- Access Mobile : 2767, 9033, 27676
- Alfa Media Community : 9277
- Altruist Technologies : 141, 5121
- ANTV : 9669
- Artajasa : 3300, 69999
- Awal Brilians Indonesia : 9001
- Ayofun : 9338
- Biang Bola : 2652
- Bina Layanan Utama : 9223
- Bina Media Mobilitas : 9247, 363
- Bubble Motion : 5200
- Bubuchika : 2728
- Cheese Mobile Indonesia : 9118
- CIA : 3545, 9900
- Citra Mandiri Infokom : 4555
- CV Putro Samudro : 7005, 7755
- Dime : 5272
- Extent Media Indonesia : 9393
- F Inti Teknologi : 9477
- Falcon Winner Mobile : 2793
- FM Indonesia : 9789
- FrenClub : 248
- Fundering : 3788
- Galaksi Mobile : 9477
- Gama Techno Indonesia : 7890, 7263
- GP Gemalto Mobile : 4134
- Hallomob : 9080
- Hauraa : 5699
- Huawei : 3100, 5432
- ICC : 2625
- Ilfsets : 566
- i-Mediatama Indocom :6899
- Imob : 5667
- Indosmart : 9625
- INTI : A88
- Inzpira Inovasi Indonesia : 7890
- Ironroad : 336
- Kopeg Trendy : 212,5577, 6996
- Mcashback : 6644
- MCP games : 4263
- MCP musik - arganet : 999
- Media call/roamware : 1023
- Mentari kreasi abadi : 2655
- Metra Net : 7879
- Mitra Global Komunikasi : 9787
- Mitra Mediamaya Kalimantan : 3252
- Mobile Komunikasi Indonesia : 9297
- Mobsterz : 628, 818
- Mobtv/pacmee : 9188
- Mojolia : 7879
- Moviso : 5151
- MTel Limited : 465
- Multi Tiara Quantum : 9561
- On Mobile : 234
- Optima Solution : 8008
- PE Service : 8990, 9192
- Phintraco : 3132, 8333
- PixSense : 8910
- Planet Evillage : 9192
- Prima Interaktif : 9449, 9451, 9454, 9455
- Provokeasik : 33301
- PT 8elements : 9821
- RNI : 7100
- Sigma Cipta Caraka : 3388
- Simpli Mobile : 628
- Sintatic : 8055
- SMSnet Nusantara Wapindo : 7500
- Solusi 247 : 1234, 21212, 32248, 32665, 89887, 3224800
- Sulung Putra Pratama : 9909
- (Tak diketahui nama CP-nya) : 9008
- Teleakses Solusindo : 7995, 9775
- Telogic : 1919
- Transmaya : 1234
- Trendcom : 234
- Trikomsel : 107
- U2opia Mobile : 325
- Ubersoft : 40404
- Visa /Xlink : 3222, 8472, 66999

0 comments:
Post a Comment