JAKARTA, - Batalnya BlackBerry Developer Conference Asia di Thailand menyisakan sejumlah pertanyaan di kalangan pengembang dan calon peserta lain yang hendak berangkat. Jakarta atau Singapura dianggap sebagai tempat yang cocok.
Beberapa pengembang dan calon peserta yang dihubungi Kompas.com mengatakan sudah mengetahui kabar ditundanya gelaran tahunan bagi developer tersebut. Beberapa bahkan mengaku sudah memesan tiket penerbangan dan hotel untuk acara tersebut.
"Kalau soal tiket dan hotel, saya tidak tahu deh bagaimana (itu urusan kantor)," ujar Rizki, seorang Product Manager untuk aplikasi mobile di salah satu perusahaan online di Jakarta Selatan.
Beruntung bagi Rizki, ia rencananya akan berangkat atas nama institusi sehingga tak ada kerugian pribadi yang ditanggung. Lain lagi dengan mereka yang berangkat atas nama pribadi atau dengan biaya pribadi.
Abul A'la Almaujudy, misalnya, mengatakan telah mendaftar untuk datang ke acara itu. Developer aplikasi mobile yang akrab disapa Cak Uding itu berharap informasi pembatalan/penundaan ini bisa lebih rinci.
"Harusnya informasi ditundanya DevCon ini detail mengenai diubah kapan dan di mana. Jangan digantung seperti sekarang. Tidak ada kejelasan ditunda sampai kapan, dan di mana akan diselenggarakan," ujarnya.
Cak Uding pun berharap ada kepedulian dari Research In Motion mengenai kerugian yang mungkin ditanggung peserta akibat gagal berangkat. Ini karena ada maskapai penerbangan yang tidak memiliki kebijakan pengembalian uang tiket yang sudah dipesan.
Senada dengan beberapa calon peserta yang dihubungi Kompas.com, Cak Uding berharap kegiatan itu bisa diundur ke Januari dan diadakan di lokasi yang lebih mudah dijangkau. "Sebaiknya ditunda sampai Januari saja, dan atau Jakarta adalah pilihan yang bagus (untuk lokasinya)," tuturnya.
RIM sejauh ini memang belum memberi pernyataan lengkap mengenai kapan dan di mana BlackBerry DevCon Asia akan digelar. Perusahaan asal Kanada itu mengaku sedang mempertimbangkan lokasi dan waktu yang tepat.

0 comments:
Post a Comment