"Saya rela-relain mengantre dari Kamis (24/11/2011) sore. Tapi nanti juga bukan buat dipake sendiri, tapi dijual lagi," tukas Salim, yang sehari-hari juga jadi penjual ponsel ini, kepada detikINET.
BlackBerry Bellagio jika dengan harga normal dibanderol Rp 4,6 juta. Jadi dengan program setengah harga yang diserbu ribuan orang di mal Pasific Place hari ini, Jumat (25/11/2011), harganya menjadi Rp 2,3 juta.
Alhasil, dengan rentang harga yang cukup besar tersebut menjadi peluang yang bagus untuk 'dibisniskan'. Ya, penjual yang ikut memburu BlackBerry diskonan bakal menjual kembali produk tersebut dengan harga normalnya, bahkan bisa juga harganya jadi tambah mahal.
Terlebih, untuk cari untung dari program diskonan ini, penjual yang banyak modal tak perlu susah-susah turun langsung ke lapangan. Cukup gunakan jasa joki.
Iklan mencari joki pengantre BlackBerry pun sempat ramai di forum-forum online sejak beberapa hari lalu. Ongkos yang ditawarkan mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 600 ribu.
"," pancing si pengiklan.
Pun demikian, tak semua orang bisa menjadi joki BlackBerry ini. Sebab syaratnya, calon joki tersebut harus memiliki kartu kredit dari bank mana saja dan atas nama sendiri.
Memang, dalam program banting harga BlackBerry berseri 9790 tersebut, cara pembayaran cuma dilakukan melalui kartu kredit. Tidak bisa menggunakan cara tunai ataupun auto debet.
Kartu kredit yang digunakan untuk transaksi pun nantinya bakal dicocokkan dengan kartu tanda penduduk (KTP) si pengantre. Selain itu, satu pengantre juga cuma diperbolehkan membeli 1 unit BlackBerry Bellagio yang didiskon.
Ya, memang, tak semua massa yang rela antre di acara yang ricuh ini adalah penjual. Tentu ada juga penguna yang memang penasaran dan mencari harga murah untuk mendapatkan BlackBerry berseri 9790 tersebut.
Hanya saja sayangnya, acara itu harus dihentikan di tengah jalan oleh petugas. Pasalnya, situasi di lapangan sudah tak dapat dikendalikan, sekitar 90 orang pun dilaporkan menjadi korban.
( ash / rou )

0 comments:
Post a Comment