Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Wednesday, November 2, 2011

Voice Terus Merosot, Tambah Hotspot

/ On : 10:00 AM/ Thank you for visiting my small blog here.
KOMPAS.COM/RIKI KURNIADI
KompasPhone menggunakan jaringan Flexi dan memiliki fitur aplikasi Kompas yang sudah terintegrasi langsung di dalam ponsel.

MALANG, - Pengguna layanan telepon seluler terus menampakkan gejala perubahan perilaku, ditunjukkan oleh terus merosotnya penggunaan telepon untuk suara, dan sebaliknya penggunaan lalu lintas data meningkat.

Saat ini untuk Jawa Timur masih berkisar 60 titik, sebanyak 60 persennya berada di Surabaya, dan akan kami tambah 100 titik lagi sampai akhir 2011.
-- Ketut Budi Utama

Itu yang diakui sebagai latar belakang keputusan bisnis TelkomFlexi, anak usaha PT Telekkomunikasi Indonesia, Tbk yang semula mengandalkan layanan suara kini kian mengalihkan layananannya pada komunikasi data.

"Saat ini untuk Jawa Timur masih berkisar 60 titik, sebanyak 60 persennya berada di Surabaya, dan akan kami tambah 100 titik lagi sampai akhir 2011," kata General Manager Network Service Divisi TelkomFlexi Jatim, Bali, Nusra, Ketut Budi Utama dalam siaran pers yang diterima, Rabu (2/11/2011).

Ketut mengaku melihat peluang yang sangat bagus dalam memberikan edukasi pasar secara benar tentang manfaat internet kecepatan tinggi yang sebenarnya.

Pengguna jaringan internet kecepatan tinggi TelkomFlexi sebagian besar adalah mahasiswa dan para professional, yang benar-benar memanfaatkan internet untuk mengunduh atau meng-upload file besar, seperti melakukan *video call, video streaming*, *download *dan akses Youtube serta tentunya mengakses berita-berita serta *video chatting*.

"Jadi bukan sekedar untuk komunikasi jejaring sosial saja. Kalau untuk tujuan itu saja, pakai kecepatan rendah juga bisa," tambahnya.

Ketut menjelaskan, sejak mulai dibangun pada bulan Mei 2011, pertambahan user FlexiNet di area hotspot / WiFi menunjukkan kenaikan yang signifikan. "Rata-rata pertumbuhannya mencapai 40 persen per titik, namun September ke Oktober ini bahkan mencapai 2 kali lipat atau naik 100 persen," tambah Ketut.

Angka ini cukup menggembirakan karena. Ketut dan manajemen TelkomFlexi yakin ekspansi bisnis Flexi ini telah mengarah pada jalur yang tepat (*on the right track*), atau sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar.

"Tahun 2012 nanti, kami berencana membangun 2000 an lagi titik hotspot/ iFi FlexiNet di seluruh Indonesia untuk mengakomodasi kebutuhan pasar yang makin tinggi dalam mendapatkan akses internet cepat dimana saja dan kapan saja," ia menambahkan.

Sinergi layanan ditunjukkan dengan pemanfaatan jaringan akses Speedy yang handal dan berkecepatan tinggi untuk menyalurkan data di lokasi-lokasi FlexiNet hotspot. "Inilah sinergi yang ada di Telkom dan tidak dimiliki oleh operator lain," tambah Ketut.

Pada saat melakukan commercial launch Flexi Mobile Broadband di Bali 12 Oktober lalu, Ketut menyatakan bahwa Telkom akan mempercepat penggelaran layanan Flexi Mobile Broadband agar seluruh Indonesia dapat menikmati layanan Flexi Mobile Broadband.

Telkom telah mengoperasikan tak kurang dari 1000 BTS EVDO di Jakarta, Jawa Barat, Medan, Pekanbaru, Banjarmasin, Makasar, Denpasar dan Surabaya. Jumlah ini sedang dipercepat penambahannya, termasuk di Surabaya.

Menyinggung mengenai target pelanggan EVDO, Rinaldi Firmansyah mengatakan hingga akhir 2011 ini, Telkom menargetkan sebanyak minimal 50.000 pelanggan Flexi Mobile Broadband. Paket mobile broadband yang disediakan meliputi paket Silver, Gold dan Platinum.

Dalam lima tahun terakhir bisnis telepon seluler menunjukan pertumbuhan jumlah pelanggan dan ARPU (Average Revenue Per User) yang sangat tinggi, masing-masing sebesar yakni antara 27 persen sampai dengan 42 persen, tetapi pada dua tahun terakhir ini justru mengalami pertumbuhan negatif.

"Penurunan pertumbuhan ARPU ini berbanding terbalik dengan penambahan pelanggan tersebut terkait dengan kecenderungan penurunan revenue voice. Apabila kondisi ini tidak diantisipasi dipastikan dapat mengurangi profit margin operator, mengingat kontribusi revenue voice masih sangat dominan," kata Ketut.

"Para operator menjadikan akses data sebagai salah satu upaya untuk menumbuhkan revenue," tambahnya.

0 comments:

Post a Comment

RelasinyaNews Teknologi: Voice Terus Merosot, Tambah Hotspot

Total Pageviews

Popular Posts

Featured Video