Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Tuesday, December 6, 2011

Demi LTE, Operator Bisa Konsolidasi

/ On : 9:00 AM/ Thank you for visiting my small blog here.

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Spektrum frekuensi yang tersedia di Indonesia dinilai tak akan cukup bagi operator seluler untuk menggelar jaringan pita lebar generasi keempat (4G) dengan teknologi Long Term Evolution (LTE).

Menurut John Stefanac, President Qualcomm Southeast Asia & Pacific, keterbatasan spektrum itu bisa diatasi dengan dua cara, yakni atau konsolidasi.

"Untuk , operator bisa menggunakan frekuensi existing. Namun jika tidak, jalan lainnya ialah dengan cara konsolidasi. Sebab, frekuensi yang ideal masih ditempati oleh Indovision," ujarnya melalui webcast bersama para jurnalis dari Asia Pasifik, Selasa (6/12/2011).

Dengan ada 10 operator telekomunikasi yang di Indonesia, dinilai Stefanac, cukup membuat sumber daya frekuensi di Indonesia menjadi terbatas. Sementara untuk menggelar LTE, kata dia, diperlukan sedikitnya bandwidth dengan lebar pita 20 MHz.

"Dengan banyaknya operator, jumlah spektrum ideal itu tak akan terpenuhi jika mengingat akan tingginya konsumsi data di masa depan. Kemungkinannya, operator akan melakukan konsolidasi," tandasnya.

Di Indonesia saat ini, LTE masih menjadi wacana. Belum ada regulasi yang akan mengatur soal pelaksanaan LTE, termasuk soal penggunaan spektrum frekuensinya. Saat ini yang menjadi fokus pemerintah baru sebatas penataan kanal frekuensi 3G.



( rou / ash )

0 comments:

Post a Comment

RelasinyaNews Teknologi: Demi LTE, Operator Bisa Konsolidasi

Total Pageviews

Popular Posts

Featured Video